Bumikan Solidaritas Sosial, DPP Peradah Bali Ngejot ke Jembrana

JEMBRANA – Menjelang perayaan Hari Suci Galungan dan Kuningan, 8 dan 18 Juni 2022 mendatang, Dewan Pimpinan Provinsi Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia Bali (DPP Peradah Indonesia Bali) menggelar kegiatan “Peradah Ngejot” di Kabupaten Jembrana, Bali. Penyaluran paket sembako dilakukan kepada warga kurang mampu dan lansia di Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo, Jembrana bertepatan pada Penyajaan Galungan, 6 Juni 2022.

Ada 10 warga yang disasar dalam kegiatan tersebut, masing-masing tujuh orang warga di Lingkungan Petapan Persidi dan Lingkungan Baler Bale Agung, Kelurahan Tegalcangkring, Mendoyo, Jembrana.

Ketua DPP Peradah Indonesia Bali, I Putu Eka Mahardika, didampingi Sekretaris DPP Peradah Indonesia Bali, IK Eriadi Ariana; Ketua DPK Peradah Indonesia Jembrana, Putu Feri Priyandana; serta jajaran mengatakan bahwa Peradah Ngejot merupakan program wajib pihaknya setiap enam bulan sekali menjelang Hari Suci Galungan.

“Peradah Ngejot adalah komitmen kami dalam membumikan spirit ‘Saling Isi Saling Gisi’ sebagai bentuk solidaritas sosial antar sesama umat se-Dharma. Kami ambil momentum Galungan yang mengisyaratkan bahwa kemenangan dan keharmonisan yang sejati, ‘Moksartham Jagadhita ya Ca iti Dharma’ dapat kita capai melalui kepekaan sosial terhadap kondisi orang-orang di sekitar kita,” katanya.

Pemuda yang juga akademisi di Universitas Warmadewa ini mengatakan tagline “Saling Isi Saling Gisi” yang menjadi spirit pergerakan Peradah Indonesia Bali 2021-2024 berupaya membumikan konsep kolaborasi dan solidaritas. Masyarakat Bali, khususnya kalangan muda harus bersatu menyongsong dinamika zaman. Setiap orang dipandang memiliki ruang dan peluang yang sama dalam mengabdikan dirinya untuk kemajuan daerah masing-masing.

“Seperti kegiatan Peradah Ngejot ini, kami lakukan secara simultan di seluruh Bali, di mana kegiatan di setiap kabupaten/kota dilakukan langsung oleh pengurus Peradah Indonesia di setiap daerah. Adapun kami sebagai pengurus provinsi saat ini memilih Jembrana sebagai daerah sasaran, setelah sebelumnya di Kabupaten Bangli, Gianyar, Karangasem, dan Buleleng. Jadi, ini adalah program lanjutan dan kami akan terus gulirkan setiap enam bulan ke daerah-daerah lainnya,” katanya.

Eka berharap Peradah Ngejot dapat menjadi stimulus kegiatan-kegiatan solidaritas selanjutnya. “Masyarakat Bali saatnya bersatu, membumi, dan hadir di masyarakat. Mari berkolaborasi untuk berkontribusi, ‘Saling Isi Saling Gisi’,” ajaknya.

Kepala Lingkungan Petapan Persidi, Kelurahan Tegalcangkring, Jembrana, I Made Arwanta, mengapresiasi terhadap gerakan yang dihadirkan Peradah Indonesia Bali. “Jujur, terus terang (gerakan) ini sangat membantu warga-warga di sini, terutama yang jompo dan kurang mampu. Matur suksma, mudah-mudahan bisa berlanjut,” katanya.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.