Dharma Santi DPK Peradah Malang Sebagai Rangkaian Akhir Tahun Baru Caka 1944

Ampelgading – Kabupaten Malang merupakan salah satu basis pemuda Hindu tak terkecuali di Kecamatan Ampelgading Kabupaten Malang, di Kecamatan Ampelgading sendiri sudah terbentuk Komisariat Kecamatan Peradah Ampelgading yang merupakan pelebaran sayap DPK Peradah Malang di wilayah kecamatan. Kali ini DPK Peradah Malang melaksanakan giat Dharma Santi yang di tempatkan di Balai Desa Wirotaman Kecamatan Ampelgading dengan tema “Aktualisasi Nilai Tat Twam Asi Dalam Membentuk Karakter Pemuda Hindu di Era Digitalisasi”.

Kegiatan ini merupakan rangkaian puncak dari perayaan Hari Raya Nyepi 1944 Caka, selain sebagai wadah simkrama antar pemuda serta sebagai tempat untuk saling mengenal antara peradah di setiap kecamatan. Kegiatan juga di hadiri oleh lembaga-lembaga internal Hindu dan pemerintahan setempat yaitu PHDI Kabupaten Malang, Penyelenggara Hindu, Ketua Paguyupan Semeru Selatan, WHDI Kabupaten Malang, Kepala Desa Wirotaman serta seluruh kader peradah seluruh wilayah Kabupaten Malang dan sekitarnya.

Dalam kesempatan ini pendarma wacana kita hadirkan dari unsur peradah pula, beliau pernah mengikuti lomba Arjuna Digital yang di selenggarakan oleh Dirjen Bimas Hindu RI dan mendapatkan juara 3 dengan nama lengkap Paramita Sida Sandya Dewi sangat sesuai dengan paras anggunya dan materi yang di bawakannyapun sesuai dengan tema. Kader muda ini berasal dari wilayah Komcat Peradah Kasembon terletak pling ujung barat wilayah Kabupaten Malang berbatasan langsung dengan Kabupaten Kediri.

“Dharma Santi ini merupakan yang pertama kita laksanakan mengingat setelah 2 tahun pandemi, tentunya ini akan berkelanjutan untuk tahun-tahun setelahnya. Dalam pelaksanaanya kita juga selalu berkoordinasi dengan lembaga-lembaga Hindu baik itu PHDI, Penyelenggara dan lembaga lainya. Harapan saya dengan adanya kegiatan seperti ini kader-kader muda Hindu Malangraya kususnya lebih bisa berkembang dan bisa saling mengenal satu sama lain”. Tutur Ketua DPK Peradah Malang ini Wicaksono,S.Pd.

Antusias peserta kali ini sangat besar sehingga melebihi peserta yang di targetkan, acara juga diisi dengan tari-tarian selain sambutan sehingga tidak monoton. Ada pula sesi pengenalan untuk masing-masing daerah dan di akhiri dengan pentas seni.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.