KOMISARIAT DESA PERADAH KESAMBEN MENGGELAR GIAT BAGI TAKJIL, JALIN SINERGI DENGAN DPK PERADAH KABUPATEN MALANG

NGAJUM- Bulan puasa adalah bulan yang di tunggu-tunggu oleh saudara/I muslim seluruh dunia, hal ini pula yang terjadi di Desa Kesamben Kecamatan Ngajum Kabupaten Malang. Desa Kesamben terkenal karena kerukunan umat beragamanya, saling tolong menolong dan rasa toleransi sangat tinggi di desa ini. Desa Kesamben terletak di lereng gunung Kawi yang kaya akan sejarah dan peninggalan-peninggalan zaman kuno ,(26/4/22).

Di desa ini terdapat kurang lebih 3 penganut agama yaitu Hindu, Kristen dan Muslim , di bulan puasa kali ini Komdes Peradah Kesamben tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk berbagi dengan saudara/I muslim yang menjalankan ibadah puasa yaitu dengan kegiatan bagi-bagi takjil. Tentunya hal ini sudah di tunggu-tunggu disebabkan sekitar 2 tahun ini kegiatan seperti ini tidak bisa terlaksana di karenakan pandemi Covid 19.

“Kegiatan ini sengaja kita laksanakan bekerjasama dengan DPK Peradah Malang selaku pimpinan  sebagai upaya nyata kita Komdes Peradah Kesamben bentuk rasa saling menghormati, rasa kerukunan dan rasa  kepedulian antar sesame warga Desa Kesamben tentunya. Sinergi seperti ini akan terus kita jalin baik dengan Karang Taruna maupun dengan Remaja Masjid”. Tutur Wisnu Prasetyo,S.Kep.Ners ketua Komdes Peradah Kesamben ini.

DPK Peradah Malang sendiri selalu memberikan arahan kepada kita jajaran di bawah sehingga dalam menjalankan programpun juga sedikit terasa ringan. Komdes Peradah Kesamben sendiri mempunyai kurang lebih seratusan anggota aktif, untuk umat Hindu sendiri sekitar 40% dari jumlah penduduk mungkin menjadi salah satu desa yang masih banyak umat Hindunya di Wilayah Kabupaten Malang. Kegiatan ini dihadiri juga oleh Ketua DPK Peradah Malang sekaligus ikut terjun dalam pelaksanaan kegiatan bersama beberapa jajaran pengurus lainya.

“Kita membuat 1000 Cup Takjil berupa minuman, yang kita kemas sedemikian rupa dan langsung kita bagikan di wilayah selatan desa, giat pun berjalan dengan lancar dan di sambut dengan hangat oleh pihak pemerintahan desa”. Lebih lanjut Wisnu Prasetyo menuturkan.

Komdes Peradah Kesamben sendiri mempunyai target bawasannya tahun depan akan di tambah dan kalau bisa dilaksanakan setiap satu minggu sekali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.