Mahasabha Peradah Sebagai Konsolidasi Internal Transformasi Generasi Pemuda Hindu

Menjelang perhelatan Mahasabha (Musyawarah Nasional) Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia XII, DPP Peradah Indonesia DKI Jakarta berharap akan ada sinergitas kepengurusan yang baru serta berkomitmen untuk melakukan transformasi generasi sesuai dengan tema kegiatan “Muda Berinovasi, Pemuda Menginspirasi”.

Acara yang akan berlangsung mulai tanggal 17 – 20 Maret 2022 di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat ini akan menjadi forum tertinggi pemuda hindu secara nasional. Ketua DPP Peradah DKI Jakarta, Bryan Pasek Mahararta menyebut dalam agenda tersebut bukan saja persoalan pergantian kepemimpinan namun yang tidak kalah penting adalah bagaimana para delegasi dari tiap daerah bisa melakukan konsolidasi internal menyongsong bonus demografi mendatang.

Pria yang akrab disapa bung Ibenk menjelaskan bahwa agenda Mahasabha yang bertepatan masih dalam rangkaian peringatan HUT Peradah Indonesia yang ke-38, diharapkan bisa menjadi forum refleksi dan konsolidasi internal transformasi generasi pemuda hindu.

“Kami dari Peradah DKI ingin agenda Mahasabha besok bukan saja mencari sosok ketua umum. Mengingat saat ini Peradah sudah ada di 32 Provinsi bahkan sampai 137 Kabupaten/Kota. Itu artinya, butuh kemapanan manajemen organisasi agar eksistensi dan kaderisasi Peradah tiap daerah terus mengalami peningkatan secara kuantitas maupun kualitas”, ungkap Ibenk.

Ia juga mengingatkan jika Ketua Umum DPN Peradah saat ini, I Gede Ariawan merupakan figur yang masih berpeluang melanjutkan program kerja untuk 1 periode mendatang selain beberapa nama kader potensial yang muncul seperti Sampurno, Gusti Panji dan Yan Mitha.

“Tanpa mengurangi potensi kader yang lainnya, bli Ige selaku Ketua Umum DPN saat ini secara persyaratan usia beliau masih memungkinkan untuk melanjutkan. Tapi, yang menjadi catatan adalah bagaimana proyeksi SDM pemuda hindu mendatang harus lebih dimaksimalkan”, ujarnya.

Disisi yang lain, Peradah DKI Jakarta sedang berkonsentrasi untuk mencetak kader muda potensial melalui program Peradah Preneur sebagai jawaban dari tantangan bonus demografi di masa mendatang.

“Lewat Peradah Preneur nanti, kami sedang siapkan program binaan kader muda potensial agar bisa berinovasi melalui peningkatan ekonomi baik secara individu maupun kelompok”, tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.