Srikandi Peradah Goes to Australia

Srikandi Peradah Goes to Australia

Ini menjadi kesempatan luar biasa, salah satu kader perempuan Peradah Indonesia, salah satu Srikandi Peradah Indonesia, yang saat ini menjabat sebagai Bendahara Umum DPN Peradah Indonesia yaitu Anak Agung Ayu Ari Widyasari yang juga merupakan Master Hukum ini, mendapatkan kesempatan untuk ke Australia mewakili Peradah Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, Ari sapaan akrabnya, dipenuhi dengan kegiatan-kegiatan yang sangat bermanfaat. Adapun sebagai penyelenggara dalam kegitan tersebut adalah Australia Awards Indonesia, yang dikemas dalam kegiatan “Leadership Course For Multifaith Women Leaders From Indonesia”.

Dalam kesempatan itu, mendatangkan para perempuan-perempuan pilihan yang memiliki dedikasi yang tinggi terhadap masalah-masalah sosial kemanusiaan. Ari bercerita, selama sepuluh hari kegiatan yang diikutinya yaitu dari: 10 September – 20 September 2018, banyak sekali manfaat yang didapatkannya, bukan hanya bicara relasi ataupun networking yang terjalin, namun juga tentang membangun kualitas perempuan bangsa khususnya perempuan Hindu.

Ari menjelaskan bahwa, selama di Australia, dirinya dipenuhi dengan kegiatan-kegiatan seperti: 1). Berjumpa dengan beberapa komunitas perempuan yang fokus dalam bidang kesehatan, financial, kdrt, kekerasan thdp perempuan, LGBT, perempuan dalam politik. Berjumpa dengan beberapa tokoh perempuan dalam parlemen.2). Mengetahui aktivitas2 yang dilakukan oleh komunitas perempuan. Salah satunya di Victoria women center yang punya program fitted for work, yaitu menjual pakaiam second yang sangat layak dan ber branded. Pakaian yang terjual dananya untuk pengembangan organisasi. Fitted for work merupakan komunitas yg membantu wanita untuk mempersiapkan diri untuk bekerja (berpakaian, interview dan fokus kerja) 3). Mengunjungi tempat-tempat bersejarah di kota Victoria Melbourne.

Adapun peserta yang hadir adalah dari semua perwakilan agama yaitu: Hindu, Islam, Budha, Konghuchu, Kristen, Khatolik, yang sebelumnya mereka diminta untuk melewati proses seleksi administrative terlebih dahulu. Sehingga mereka yang terpilih adalah benar-benar orang pilihan dan tepat untuk mewakili generasinya. Dalam kegiatan tersebut juga, para peserta diminta untuk membuat project yang berkaitan dengan pengembangan wanita di Indonesia. Dimana dalam kesempatan yang luar biasa tersebut, Ari mempersembahkan sebuah hasil riset dan program berupa kedudukan wanita Hindu Bali dalam waris, politik dan hukum. Ini menjadi kajian yang sangat menarik, dimana realitas sosial tersebut masih menjadi perbincangan yang hangat untuk mampu menhasilkan sebuah kebijakan yang teapt nantinya.

Ari merupakan contoh nyata dimana Srikandi muda Peradah Indonesia mampu berkiprah dalam skala internasional. Dan harapannya, akan mampu menginspirasi para generasi muda Hindu lainnya. Peradah Indonesia, Jaya…!!!
[telah dibaca 139 kali]

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *