Eksistensi Peradah Saat Ini

IMG-1117

Eksistensi Peradah Indonesia kini sudah semakin dilihat oleh para mahasiswa dari beberapa universitas besar di Jakarta sebagai objek dalam skripsi mereka maupun marya ilmial lainnya. Hal ini menjadi sangat menarik karena Peradah Indonesia khususnya Dewam Pimpinan Nasional (DPN) Peradah Indonesia yang berkantor pusat di daerah Manggarai Jakarta Pusat ini telah menjadi tempat sumber data para mahasiswa yang akan menyelesaikan tugas akhir kuliahnya. Salah satu mahasiswa yang telah meneliti tentang Peradah Indonesia adalah Komang Nina Sukmarani, mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi dengan konsentrasi Public Relations di Universitas Budi Luhur ini sangat tertarik dengan eksistensi Peradah Indonesia yang berdasarkan data yang dipaparkan terus meningkat dalam 3 periode kepemimpian ini.

Komang Nina fokus dalam mengkaji Strategi Komunikasi Organisasi Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Peradah Indonesia dalam membangun Eksistensi Pemuda Hindu di Indonesia. Dimana sebagai hasil penelitiannya menemukan bahwa 1). Sebagai Input organisasi Sumber dana masih berasal dari Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama RI, serta sumbangan sukarela yang tidak terikat dan sponsor dari beberapa perusahaan. Serta membangun jaringan dalam mengemas segala Informasi-informasi yang didapatkan oleh DPN Peradah Indonesia dapat melalui Social Media seperti facebook, Twitter, Grup Whatsapp, dll. Dimana media komunikasi tersebut juga digunakan untuk berkomunikasi dan koordinasi kerja yang baik dengan lembaga/organisasi lainnya. 2). Sebagai proses DPN Peradah Indonesia terus menjalin hubungan baik dengan organisasi lainnnya seperti ANSOR, NU, PP Muhammadiyah, dan organisasi pemuda lainnya. 3) Sebagai output, DPN Peradah Indonesia mempunyai usaha-usaha seperti Koperasi Sinergi Peradah (KSP), kemudian pernah mempunyai Online Shop yang bernama Pekak Online shop, dan mempunyai Lembaga Kajian dan Pengembangan Peradah (LKPP). 4). Sebagai Reaksi dari lingkungan  yang membuktikan eksistensi Peradah Indonesia adalah dengan adanya hubungan timbal balik antara DPN Peradah Indonesia dengan Dirjen Bimas Hindu, seperti memberikan sumber dana kepada DPN Peradah Indonesia kemudian, DPN Peradah Indonesia siap Bersinergi membantu program-program Bimas Hindu dalam membangun umat Hindu dan melaksanakan Dharma Agama maupun Dharma Negara. 5). Hambatan-hambatan yang ditemukan DPN Peradah Indonesia, yaitu waktu,dan sumber daya manusia karena pengurus DPN Peradah mempunyai kesibukan masing-masing sehingga koordinasi kerja pun harus memanfaatkan segala akses teknologi komunikasi yang ada.

Hal ini menjadi menarik bahwa, kini eksistensi Peradah Indonesia sudah mulia dirasakan pada seluruh sektor kehidupan, bukan saja hanya terkait Hindu dan kepemudaan, namun juga sampai pada ranah akademisi dalam kemasan karya ilmiah. Semoga Peradah Indonesia kedepannya akan semakin mampu menginspirasi para mahasiswa Indonesia untuk melakukan penelitian terkait pemuda Hindu dan peradah Indonesia. Peradah Indonesia, Jaya…!!!
[telah dibaca 116 kali]

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *