Ajak Pemuda Peduli, DPK Peradah Bontang Selenggarakan Aksi Penggalangan Pana untuk Pengungsi Gunung Agung

WhatsApp Image 2017-11-13 at 20.29.17

WhatsApp Image 2017-11-13 at 20.29.19

BONTANG – Bencana erupsi Gunung Agung di Karangasem, Provinsi Bali juga ikut dirasakan oleh pemuda-pemudi yang berasal dari daerah tersebut yang ada di Bontang, Kalimantan Timur. Pemuda-pemudi Bali yang tergabung dalam Dewan Pengurus Kota (DPK) Peradah Bontang, melakukan aksi penggalangan dana di Kota Bontang untuk membantu pengungsi Gunung Agung.

Penggalangan dana ini dilaksanakan selama dua hari, 12-13 November 2017. Hari pertama dilaksanakan di simpang tiga Ramayana sore hari, malam harinya di parkiran dan pintu masuk Ramayana Mall.

Hari kedua, penggalangan dana dilaksanakan di simpang empat lampu merah Bontang Baru dengan iringan musik akustik, namun hanya sampai pukul 18.00 Wita.Dana yang telah terkumpul selama dua hari sebesar Rp 8.287.500.

Kegiatan ini mendapat dukungan dari beberapa kelompok masyarakat. Diantaranya BPK Oi Bontang, Forum Pemuda Lintas Agama (PELITA), Komunitas Regee dan Internal umat Hindu Bontang sendiri, Persatuan Hindu Dharma Indonesia (PHDI).

Ketua DPK Peradah Bontang, I Putu Arigunanta, mengatakan pada BontangTIMES, Minggu (12/11/2017), ia mengajak beberapa elemen masyarakat untuk bersama-sama melaksanakan penggalangan dana bagi pengungsi erupsi Gunung Agung.

Tujuannya untuk menjalin tali silaturrahmi sesama organisasi sekaligus menumbuhkan kembali kepedulian sosial sesama anak bangsa. Disamping itu, Putu juga ingin menanamkan sejak dini jiwa-jiwa sosial kepada anggotanya.

Dana yang telah terkumpul rencananya akan diserahkan langsung ke lokasi pengungsi Gunung Agung. “Akan ada perwakilan dari Bontang ke Karangasem. Saat di Bali nanti, rencananya akan didampingi oleh DPP Peradah Indonesia,” jelasnya.

Putu berharap, masyarakat berdoa semoga kondisi Gunung Agung bisa segera normal kembali, agar para pengungsi bisa bekerja kembali dan kembali ke rumah masing-masing. Ia juga mengharapkan para korban agar tetap bersabar dan terus berdoa agar semuanya kembali normal.

Salah satu ormas yang ikut berpartisipasi dalam penggalangan dana bagi masyarakat Bali yakni BPK Oi Bontang. Ketua BPK Oi Kota Bontang, Suroto, mengungkapkan bahwa kegiatan penggalangan dana seperti ini akan selalu mereka dukung karena kegiatan galang dana merupakan salah satu kegiatan rutin Oi.

“Oi selalu ingin membantu sesama, siapapun dan dimanapun musibahnya. Kali ini di Bali, kami juga ingin berkontribusi membantu saudara kami di Pulau Dewata,” ungkap Mbah Suro, panggilan akrabnya.

Menurutnya, anak muda harus sopan, ringan tangan dan berjiwa sosial tinggi. “Dalam artian jika ada musibah dimanapun, anak-anak muda ini yang harus cepat tanggap mambantu,” lanjutnya.

Terpisah, Ketua PELITA Saiful Anwar, mendukung dan mengapresiasi kegiatan yang membantu masyarakat Bali yang terkena bencana, dimana mayoritas masyarakatnya beragama Hindu.

“PELITA ikut berpartisipasi dalam galang dana ini. Disamping itu, pemuda Bontang harus tetap semangat membantu dan melaksanakan kegiatan-kegiatan positif dimanapun berada. Untuk pengungsi, agar lebih bersabar menghadapi cobaan Tuhan,” tutur Saiful.

Dalam melakukan aksi galang dana ini, pemuda-pemudi Bali mengenakan aksesoris pakaian adat khas Bali. Para wanita menggunakan Kebaya, Kamen (kain bawahan), Senteng (selendang di bahu) dan Bulang Pasang (selendang pinggang). Sedangkan pemuda pria menggunakan Udeng (ikat kepala), Kamen dan Umpal (selendang pengikat).

Peradah Indonesia, Jaya !!!!

dikutip dari : bontangtimes.com

 
[telah dibaca 30 kali]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *