Ketua DPK Peradah Badung : Pemuda Harus Tetap Berada Di Jalan Kebenaran

Badung

Menjalani kehidupan ini tidak bisa terlepas dari masalah. Terkadang pula kita dihadapkan oleh sebuah pilihan yang tidak menguntungkan.Segala sesuatu mampu terjadi tidak hanya bagi individu tapi juga organisasi seperti Peradah atau bahkan sebuah negara dan bangsa yang besar. Hal kecil mampu menghancurkan hal besar, kemarau setahun mampu dihapuskan hujan sehari.

Memilih bersuara mempertahankan kebenaran seringkali dapat menimbulkan masalah. Rasa sakit dan kemarahan dari orang lain seringkali harus kita hadapi. Banyak orang memilih untuk pergi karena sesungguhnya ada 1000 alasan bagi seorang untuk lari dari kewajibannya.Untuk itu, kebanyakan pemimpin memilih diam mencari aman ataupun bertindak sebatas mengikuti kemauan publik mencari aman tanpa melihat dampaknya ke depan. Berdiri seolah-olah di depan tapi kenyataannya tidak lebih dari kuda yang dipecuti untuk menarik dokar dengan mata tertutup.

Dalam berbagai media dapat kita saksikan. Para pemimpin yang berani berbicara dan berbuat untuk kebenaran dihujat dan dijatuhkan oleh berbagai pihak. Seperti pemerintah Indonesia saat ini banyak yang  menentang dan menjatuhkan. Tapi coba kita lihat banyak yang telah diperjuangkan. Pemerintah masih memilih melakukan suatu hal yang membuatnya dibenci oleh jutaan masyarakat intoleran demi memperjuangkan kebenaran yaitu menjaga negara dan Bangsa Indonesia. Sebaliknya ada banyak pemimpin yang ragu-ragu ada juga yg justru memanfaatkan keadaan tidak tetap pendirian.

Sudah menjadi hukum alam, bahwa penegak kebenaran akan menghadapi masalah ataupun bahkan kehancuran. Tanpa masalah, seseorang akan jalan di tempat dan tidak berusaha lebih baik lagi.

Namun janganlah takut, ragu-ragu ataupun mundur. Lihatlah Sri Kresna yang senantiasa menegakan kebenaran, walaupun seringkali  ia dipersalahkan oleh banyak pihak. Termasuk tokoh-tokoh yang juga memegang teguh kebenaran seperti Bisma, Drupadi, Pandawa, Karna, Drona bahkan oleh saudaranya sendiri.Bahkan demi menegakan keadilan ia harus dikutuk oleh Dewi Gandhari atas kehancurannya. Kehancuran Ia bersama keluarga, kerajaan bahkan seluruh Bangsanya. Hal ini menunjukan kegelapan bisa terjadi pada siapa saja, namun seorang raja hendaknya selalu bersinar menghapus kegelapan itu.Meskipun ia harus kehilangan cahayanya. Jangan berkecil hati bila terjatuh

Mari bangkit dan berjuang sama sama untuk lebih baik lagi. Jangan melemah jika saat ini kita lemah. Matahari yang tenggelam pasti akan terbit lagi. Sri Krisna dengan ke Maha Kuasa an nya tentu saja mampu menghindari kehancurannya namun tidak Ia lakukan. Beliau telah memperkuat kita untuk tidak takut menghadapi konsekuensi seberat apapun dalam menegakan kebenaran karena Beliau bersama kita meski dalam kehancuran.

Ida Bhatara Sakti, Danghyang Nirartha memberikan pesan kepada seluruh masyarakat.

Awake patut gawenin, Apang manggihin kerahayuan. Da maren ngertiang awak, waluya metanduran, tingkah e ngardinin awak, yen anteng matandur, joh para twara mupuang.

Beliau mengajak kita agar senantiasa belajar memperbaiki diri untuk mendapatkan kebahagiaan. Jangan pernah berhenti berbuat baik, seperti bercocoktanam, tidak mungkin tidak mendapatkan hasilnya.

Tuhan Maha Adil dan Maha Penyayang. Ketika beliau memberikan kegelapan menghampiri kita artinya beliau memberikan kesempatan kita untuk meneranginya. Apalah artinya cahaya jika tidak ada kegelapan ?  Segala sesuatu harus ada begitulah Rwa Bhinedha, sehingga setiap manusia bisa menghargai indahnya cahaya. Semakin tinggi Sradha bakti seseorang, semakin kuat juga jin yang mengganggu. Sekuatkuatnya gangguan dari luar masih lebih kuat gangguan dari dalam diri kita masing-masing (Sad Tipu). .

Kita semua bahkan saya sendiri memang bukanlah seorang individu yang sempurna, bahkan masih memaparkan konsep yang kiranya sudah sering kita baca sebelumnya menjadi kata-kata bijaksana layaknya mario teguh. Adapun maksud dari artikel ini sesungguhnya dipersembahkan bagi yang sedang menghadapi masalah baik individu, organisasi maupun keluarga. Bahwa sesungguhnya saudara tidak sendirian

Ada saya dan juga kawan-kawan lain yang masih sama-sama berjuang menghadapi masalah. Tetap semangat, terus berkarya, PERADAH Indonesia, Jaya !!!!
[telah dibaca 157 kali]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *