DPP Peradah Kalteng Delegasikan Kader Ikuti Pelatihan Kretivitas Pemuda

kaltengaaa

INFOKOM DPP PERADAH KALTENG – Dalam menghadapi persaingang global dimana pemuda harus bisa dan berani membaca peluang dengan memulai suatu usaha, persaingan global sendiri mau tidak mau harus dilalui oleh sendi-sendi kehidupan manusia terkhususnya Pemuda yang ada di Kalimatan Tengah, untuk menyikapi persaingan global tersebut adalah dengan mempersiapkan diri dengan mengasah dan melatih kreativitas yang dimiliki, kretivitas sendiri merupakan keterampilan yang dapat dipelajari oleh siapapun.

Kalimantan Tengah khususnya memiliki banyak sumber daya alam (SDA) yang bisa dikelola oleh pemuda-pemuda dan pelaku pengrajin usaha lainnya, dengan adanya SDA demikin kita dituntut untuk lebih kreatif dalam mengelola hal tersebut seperti menganyam dari rotan “uwei” atau daun kajang yang bisa dimanfaatkan sebagai bahan mengolah krativitas tersebut sehingga memiliki daya tarik dan nilai harga yang tinggi, selain itu ada bahan lain yang bisa diolah yaitu seperti dari kayu-kayuan, karet dan lain-lain yang sekarang masih tersebar hampir diseluruh daerah yang ada di Kalteng terutama di Kab. Kapuas, Pulang Pisau, Gunung Mas, Katingan, Kotawaringin Timur dan daerah lainnya.

Sesuia dengan misi dari Perhimpunan Pemuda Hindu (Peradah) Indonesia yang salah satunya mencetak  wirausahaan muda Hindu untuk mencapai kesejahteraan bersama DPP Peradah Indonesia Kalimanatan Tengah mendelegasi dua orang kader dari Bidang Pengembangan Kewirausahan yaitu Sukarnadi dan Irvan Sahensa untuk mengikuti kegiatan Pelatihan Kreativitas Pemuda Tahun 2017 yang diselegarakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Dispora) Dinas Pemuda dan Olah Raga pada tanggal 26 s.d 27 April 2017 di Aula Panti Sosial Bina Remaja Majar Tabela Karya Wanita Palangka Raya Jl. Rajawali No 10.

Kegiatan dengan tema “Menjadi Pemuda Yang Kreatif, Inovatif dan Mandiri” dihadiri oleh 30 pemuda perwakilan setiap instansi kampus dan OKP yang ada di Kalimantan Tengah, saat pelatihan kader tidak hanya disugukan materi semata melaikan dibarengi dengan praktek yang menghasilkan sebuah produk atau karya, salah satunya yang dihasilkan oleh kader sendiri adalah bunga lapender terbuat dari manik-manik, harapan kedepan hal demikian bisa membuka peluang kader dalam memperkaya diri dengan kreativitasnya, tidak lupa yang harus dilakukan oleh pelaku pengrajin yaitu dengan memperhatikan kelestarian alam dan tidak melupakan nilai-nilai dan ciri khas yang dimiliki oleh Kalimantan Tengah, dengan demikian adat dan budaya setempat tetap lestari dan dikenal oleh orang banyak sehingga Kalteng memiliki daya tarik tersendiri, Peradah Indonesia, Jaya !!!!. (RAI)
[telah dibaca 162 kali]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *