Mantan Ketum Peradah Dorong DPP Bali Kongkritkan Proker

audensi dengan ngurah wirawan

Mantan Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Peradah Indonesia periode 1999-2000 Anak Agung Ngurah Wirawan memberikan dukungan atas keberadaan kepengurusan Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Peradah Bali. Ia berharap agar Peradah Bali bisa mengkemas program sesuai dengan kondisi ril umat Hindu khususnya kalangan generasi muda.
“Peradah harus hadir dan tampail sebagai organsiasi anak muda Hindu. Program jangan kaku, harus fleksibel,”katanya disela menerima kunjungan jajaran pengurus DPP Bali yakni Ida Ayu Made Purnamaningsih (Ketua), I Komang Agus Widiantara (Sekertaris), Ida Bagus Putu Arcana (Bendahara Umum), Putu Gita Puspa Dewi (Wakil Bendahara) dan I Dewa Putu Wirajaya (Kepala Bidang Pendidikan dan SDM), Jumat (1/7) di Indonesia Tourism Development Center (ITDC), Nusa Dua.

Pertemuan tersebut bertujuan untuk melakukan kosolidasi dan membangun komunikasi dengan alumni Peradah. Hal itu dilakukan penting untuk mencari masukan-masukan sebagai evaluasi dan memantapkan kinerja kepengurusan DPP Peradah Bali periode 2015-2018. Pada pertemuan tersebut, Ngurah Wirawan yang juga Direktur ITDC ini menekankan bahwa Peradah Bali harus mulai memilah dan memilah program kerja yang efektifk dan efesien. Apalagi, selama kepengurusan 3 tahun. Jangan sampai hanya asyik dengan program seremonial dengan biaya besar. “Harus realistis. Rancang program yang betul-betul diperlukan anak muda. Kongkritkan,” ucapnya.
Dalam hal membangun SDM Hindu misalnya, berbagai program pemberdayaan anak muda bisa di maping selama kepengurusan. Baik untuk jangka pendek, menengah dan panjang. Hal itu, kata dia penting untuk mengetahui sejauh mana indikator keberhasilan dalam merealisasikan program kerja. Ia juga mengingatkan, jangan sampai program kerja (proker) yang dirancang sesuai dengan selera pengurus tanpa melakukan identifikasi permasalahan di lapangan. Hal ini dinilai penting untuk menilai, efektif tidaknya sebuah program.

Di lain hal, Ngurah Wirawan juga menyinggung progres pergerakan Peradah dalam menyikapi isu keumatan selama ini yang bersifat soft approacht. Dalam artian pendekatan yang dilakukan menekankan sisi humanisme, dialog dan kajian. Sehingga penanganan masalah lebih elegan. Hal itu dinilai menjadi nilai tambah organisasi kepemudaan Hindu di tengah langkah hard approacht yang dilakukan oleh berbagai organsiasi dan menunjukkan sikap. Peradah Indonesia, Jaya..!!!

(Artikel ditulis oleh DPP Peradah Prov. Bali)

[telah dibaca 388 kali]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *