Malam Keakraban DPK Peradah Semarang

Malam Keakraban DPK Peradah Semarang

Ketika kita melakukan kegiatan yang dapat membuat kita bahagia, maka kegiatan itu bukanlah membuang-buang waktu (unknown).
Hal tersebutlah yang menginspirasi adanya kegiatan malam keakraban sebagai salah satu kegiatan rutin yang diadakan oleh DPK Peradah Kota Semarang yang untuk kali ini diadakan pada 4-5 Juni 2016, di Pura Agung Girinatha, Semarang. Kegiatan yang pertama kali diadakan pada tahun 2012 lalu, diikuti oleh berbagai pemuda yang berasal dari berbagai sekolah dan universitas dengan rentang usia peserta 16-35 tahun. Malam keakraban ini lebih dikenal dengan nama Hysteria (Hindu Youth Star Euphoria). Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari satu malam, yang sepenuhnya dilaksankan di Pura Agung Giri Natha dengan apresiasi yang luarbiasa dari seluruh peserta yang hadir pada saat tersebut. Namun pada kali ketiga kegiatan makrab diadakan di perkemahan hutan Penggaron, dan pada tahun keempat kembali diadakan di Pura Agung Giri Natha, Semarang. Seperti yang disampaikan oleh Ketua DPK Peradah Kota Semarang yang menyatakan bahwa: “Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi pemuda Hindu di kota semarang untuk berinteraksi, memperkuat kecintaan terhadap agama, dan menumbuhkan semangat ber-yadnya”.

Pada tahun 2016 ini, DPK Peradah Kota Semarang kembali mengadakan malam keakraban dengan konsep baru. Tahun ini malam keakraban memiliki tema ”Berbudaya” yang merupakan singkatan dari Berubah, Berbuah, dan Berdampak. Jika pada makrab sebelumya sesi diskusi selalu mendatangkan pembicara untuk memberikan materi, pada tahun ini sesi diskusi memiliki konsep Focus Group Discussion (FGD) sehingga peserta lebih dapat menyampaikan ide yang dimiliki secara langsung dan interaksi yang lebih tinggi menghasilkan hasil diskusi yang lebih berkualitas karena merupakan hasil pemikiran peserta grup. Konsep permainan pada tahun ini menekankan pada keputusan peserta untuk mengatur alur dan strategi setiap grup untuk menyelesaikan permainan. Konsep ini diterapkan untuk mensimulasikan keadaan di dunia nyata dimana setiap kelompok harus dapat mengatur kepentingan pribadinya tanpa merugikan kelompok lain. Masing-masing kelompok harus dapat mengatur strategi kelompoknya sehingga dapat menyelesaikan tantangan di setiap pos secepat mungkin, namun strategi yang mereka buat tidak merugikan kelompok lain maupun jalannya permainan. Dengan mengadakan malam keakraban ini, harapan besar DPK Peradah Kota Semarang untuk para pemuda Hindu yang berada di kota Semarang dapat berubah menjadi pribadi yang lebih baik, mendapatkan manfaat dari malam keakraban, dan bermanfaat bagi umat Hindu.

Artikel ditulis sepenuhnya oleh; I Gusti Krishna Aditama (DPK Peradah Indonesia Kota Semarang). Peradah Indonesia, Jaya…!!!

[telah dibaca 371 kali]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *