Lama Fakum, Peradah Karangasem Kembali Bangkit

Peradah Karangasem

Karangasem- Setelah lama fakum akhirnya Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia (Peradah) Karangasem kembali bangkit. Hal itu ditandai dengan digelarnya Lokasabha Istimewa VI yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Karangasem, Minggu ( 29/5).
Selama ini Peradah yang mengambil peran kaderisasi kepemudaan Hindu di Indonesia. Disamping pemberdayaan umat dengan menyasar kepemudaan di berbagai bidang. Namun sayang, tak semuanya bisa berjalam dengan mulus. Krisis kader menjadi alasan utama. Hal ini ditengarai berbagai faktor. Diantaranya minim dukungan pemerintah khususnya di Bali.
“Padahal pemuda Hindu adalah aset penting untuk kemajuan umat di masa mendatang,”kata Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Provinsi Bali Ida Ayu Made Purnamasari, kemarin disela membuka acara pembukaan Lokasabha Istimewa Dewan Pimpinan Kabupaten (Karangasem) Peradah Karangasem.
Purnamasari menilai selama ini, pemuda masih di pandang sebelah mata dalam berkontribusi. Minimnya ruang dan dukungan merupakan salah satu bukti. Pemuda, tambah dia hanya sebagai pelangkap dal berbagai kegiatan dan kebijakan.
Ia berharap dengan bangkitnya jajaran pengurus Peradah Karangasem dari “tidur panjang” tahun ini, berharap pemeritah setempat bisa memberikan dukungan penuh. “Bukan hanya wacana tapi bukti nyata.” Sementata Sekda Pemkab Karangasem…. yang mewakili Bupati Karangazem IGA Mas Sumatri mengaku Pemkab siap mendukung kegiatan Peradah Karangasem di kemudian dibidang keagamaan dan pemuda.
Sebelum acara Lokasaba Istimewa digelar, diawali dengan dialog inpirasi yang mengusung tema “Jadi Pengusaha Muda, Siapa Takut ?” yang menampilkan pembicara dari DPR RI Komisi VI I Gede Sumarjaya Linggih dan pengusaha muda sekaligus pendiri Kaori Group Ni Made Winie Kaori I.M. Kedua pemateri ini memberikan tips dam strategi untuk menjadi pengusaha muda dengan bermodal ide dan gagasan. Termasuk peluang dan tantangannya.
“Jangan takut menjadi pengusaha, mulailah dari hal-hal kecil. Dan rasa gengsi harus dibuang jauh-jauh,”kata Sumarjaya linggih yang diamini oleh Kaori. Mereka berharap, agar Peradah sebagai organisasi moderen yang bisa menjawab permasalahan kepemudaan dan umat sesuai dengan isu kekinian.
Sementara Ketua DPK Peradah Karangasem terpilih Wayan Budiasa mengatakan siap mengemban tugas dan kewajiban untuk menggerakkan Peradah di Bumi Lahar. “Kita tak ingin banyak teori, tapi ingin berbuat kepada umat dan pemuda di Karangasem,” tegasnya. Adapun personalia pengurus lain yakni I Gede Yatha Wisnawa (Sekretaris) dan I Gusti Agung Satiadnya (Bendahara). Kepengurusan lengkap akan disusun dalam waktu dekan ini. Peradah Indonesia, Jaya…!!!

[telah dibaca 366 kali]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *