“RAKERNAS X Peradah Indonesia Bahas Tolak Reklamasi Teluk Benoa Bali”

FOTO BARENG RAKERNAS X

Usai acara pembukaan dan simposium RAKERNAS X Peradah Indonesia di Aula Museum Benteng Vredeburg yang berjalan sangat sukses dan lancar. Sehingga acara pun berlanjut untuk membahas program kerja Peradah Indonesia dalam Sidang Pleno RAKERNAS X Peradah Indonesia. Perumusan program kerja Peradah Indonesia selama 3 tahun kedepan menjadi fokus bersama seluruh anggota Peradah Indonesia yang telah hadir. Seluruh materi yang ada dalam pembahasan program kerja dibedakan menjadi 3 komisi, yaitu komisi A (membahas program umum), komisi B (atribut peradah dan key performance indicator), dan komisi c (usulan dan rekomendasi).
Acara dilanjutkan dengan sidang dan konsolidasi Peradah Seindonesia, membahas hal – hal penting yang bermanfaat untuk kemajuan organisasi. Sidang RAKERNAS X Peradah Indonesia. Berhasil merumuskan berbagai hal, seperti program kerja Peradah Indonesia selama 3 tahun kedepan, aturan organisasi dan menghasilkan beberapa rekomendasi, seperti ;
1. Menolak tegas rencana proyek Reklamasi Teluk Benoa Bali
2. Menegaskan PHDI sebagai Majelis Tertinggi Umat Hindu, dan Pengayom semua Umat Hindu Indonesia.
3. Mendorong PHDI berkomunikasi dengan Presiden Untuk Meminta Pengesahan PHDI melalui Perpres sebagai Majelis Umat Hindu.
Usai pelaksanaan Sidang Pleno Rapat Kerja X Peradah Indonesia dan untuk selanjutnya rangkaian Pelaksanaan Rakernas X Peradah Indonesia ditutup dengan sambutan Ketua Umum DPN Peradah Indonesia D. Sures Kumar,S.Ag.,M.Si, sekaligus menutup acara dengan resmi. Dalam sambutannya, Sures “saapan akrabnya”, menegaskan bagaimana seluruh Peradah Se-Indonesia, dapat berperan aktif dalam realisasi program – program DPN Peradah Indonesia, dan kedepan berbagai program DPN Peradah Indonesia akan dilaksanakan bekerjasama dengan DPP dan DPK Peradah Se-Indonesia dalam semangat Kerja dan Karya. Peradah Indonesia, Jaya…!!!

[telah dibaca 241 kali]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *