“RAKERNAS X DPN Peradah Indonesia”

PEMBUKAAN RAKERNAS

RAKERNAS X Peradah Indonesia diselenggarakan di dua tempat, yaitu acara pembukaan RAKERNAS X Peradah Indonesia dilaksanakan di Aula Museum Benteng Vredeburg sementara pelaksanaan RAKERNAS X Peradah Indonesia sendiri diselenggarakan di Hotel Museum Batik. Pemilihan di dua tempat tersebut bukanlah suatu perkara yang mudah, dimana sebagai tempat yang termasuk dalam cagar budaya, tentunya banyak sekali aturan-aturan yang harus ditaati. Namun hal tersebut tidak menyurutkan semangat Peradah Indonesia untuk terus mendukung program pemerintah dalam meningkatkan budaya dan pariwisata Indonesia. Selain itu juga, tempat pembukaan RAKERNAS X Peradah Indonesia terletak di pusat kota Yogyakarta yaitu di kawasan Malioboro. Nilai plus yang didapatkan dari tempat pembukaan ialah, Museum Benteng Vredeburg merupakan nilai sejarah yang terkait dengan saksi bisu hegemoni kekuatan Belanda di Yogyakarta yang dapat mempengaruhi Pusat Pemerintahan di Yogyakarta pada saat itu, serta letak dan posisi yang sangat mudah untuk diakses dari sisi manapun. Acara pembukaan RAKERNAS X Peradah Indonesia dihadiri oleh sekitar 105 peserta dari perwakilan DPP dan DPK Peradah dari seluruh Indonesia.
Rakernas X Peradah Indonesia yang dibuka oleh Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi, Ir. I Wayan Dipta, M.Sc, juga dihadiri Bapak Iswantoro, S.H, M.Kes “Kepala Bagian Bina Mental Spiritual Yogyakarta yang mewakili Gubernur DI Yogyakarta”, dihadiri juga Prof. Dr. I Gede Pitana, M.Sc salah satu Dewan Pertimbangan (Wantim) Peradah Indonesia sekaligus Deputi Bidang Pengembangan dan Pemasaran Kementrian Pariwisata, pendiri dan alumi Peradah Indonesia, Ketua PHDI Provinsi Yogyakarta, Pembimas Hindu Yogyakarta, dan tamu undangan lainnya. Dalam Rakernas X DPN peradah Indonesia yang berlangsung selama tiga hari ini, juga dilaksanakan Symposium Ekonomi Nasional dengan tema “Sinergi Pemuda dan Koperasi dalam Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN”, dengan menghadirkan berbagai Narasumber, baik dari Yogyakarta maupun dari Jakarta. Simposium Ekonomi Nasional di hadiri oleh 250 peserta dari Yogyakarta. Peradah Indonesia, Jaya…!!!

[telah dibaca 259 kali]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *