“MEMATANGKAN PROGRAM KERJA PADA PRA RAKERNAS PERADAH”

Prarakernas1

Tujuan utama dilaksanakannya Pra Rakernas DPN peradah Indonesia adalah mematangkan program kerja untuk setiap departemen yang masuk dalam jajaran kepengurusan DPN Peradah Indonesia. Setiap departemen dituntut tanggungjawabnya untuk mampu merancang program kerja yang tepat sasaran dan memiliki nilai kemanfaatan yang besar terhadap umat Hindu Indonesia. Namun yang terpenting adalah Program kerja yang dimiliki harus mampu disinergikan dengan seluruh DPP dan DPK Peradah diseluruh Indonesia. Hal tersebut dikarenakan bahwa, pelaksanaan serta implementasi program kerja tersebut tidak akan mampu bisa dipisahkan dari keterlibatan teman-teman didaerah dalam hal ini adalah DPP dan DPK di seluruh Indonesia.
Dalam pelaksanaan Pra Rakernas kemarin juga tidak hanya menekankan pada paparan/presentasi program saja tetapi juga ada sesi sinergisitas program yang dilakukan disetiap departemen yang ada di DPN Peradah Indonesia serta ada sesi evaluasi yang menekankan pada proses penyelesaian program kerja yang disesuaikan dengan Anggara yang ada, Sumber Daya Manusia, Distribusi, Logistik, kondisi geografis, dll. Sehingga pelaksanaan Pra Rakernas yang diadakan di Meeting Room Kedai Tempo, pada tanggal 16 Januari 2016 tersebut selama lebih dari 6 jam masa rapat telah banyak menghasilkan program-program kerja yang sudah siap di bawa pada saat Rakernas nanti yang akan dilaksanakan di Medan, Sumatera Utara pada tanggal 25 Maret sampai 27 Maret 2016.
Adapun program unggulan yang telah dipaparkan oleh beberapa departemen yang ada di jajaran pengurus DPN Peradah Indonesia adalah sebagai berikut: Ketua Departemen Pendidikan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) I Putu Guna Aditya,S.Psi menekankan pada pelatihan kepemimpinan melalui PAKEMNAS dan PAKEMDA dan juga menguatkan pada Standar penguatan pelatihan dan pelatihan keagaaman Hindu. Ketua Departemen Pengembangan Kewirausahaan Ivonne Paula Pontonuwu,S.I.Kom menekankan pada Pelatihan dan Pembinaan berkaitan dengan Kewirausahaan serta KUKM sehingga diharapkan para Kader Peradah akan menjadi insan-insan muda yang mandiri. Ketua Departemen Informasi dan Komunikasi Ni Gusti Ayu Ketut Kurniasari,S.IP,.M.Si menekankan pada fungsi Infokom yang tidak hanya sebagai juru bicara organisasi tetapi juga harus mampu mensosialisasi seluruh program organisasi yang juga berkaitan dengan aktivitas promosi dan publikasi. Dalam hal ini Infokom juga menawarkan program pelatihan yang disinergikan dengan departemen Pendidikan dan Sumber Daya Manusia berkaitan dengan pelatihan Jurnalistik, Pengelolaan Website serta Public Speaking. Ketua Departemen Keagamaan dan Sosial Kemasyarakatan M.R. Tamil Selvan menekankan pada peningkatan aktivitas seminar yang berkaitan dengan seluruh realitas yang terjadi di Hindu nusantara. Ketua Departemen Lingkungan Hidup Cokorda Istri Meyga Semarayani,S.P masih menguatkan pada program Ini Puja serta dibutuhkannya penghargaan Lingkungan Hidup yang akan diberikan oleh Peradah Indonesia. Ketua Departemen Kebudayaan, Seni dan Olahraga I Made Sandy Nugraha,S.Kom menguatkan pada olah raga Yoga yang akan dikemas dalam Festival Yoga yang akan dilaksanakan oleh Peradah Indonesia serta penguatan pemahaman generasi muda Hindu dalam pelestarian Cagar Budaya di Indonesia, Ketua Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Made Miarsana,SE menekankan pada pelatihan Advokasi yang dilakukan secara berkelanjutan dimana tujuannya untuk memberikan pembekalan Hukum untuk seluruh Kader Peradah di Indonesia. Peradah Indonesia, JAYA…!!!
[telah dibaca 367 kali]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *