Buku SKI Kemenag Picu Intoleransi terhadap Hindu dan Buddha

Buku Agama Islam- Peradah

Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama berpandangan, buku ajar Sejarah Kebudayaan Islam Madrasah Tsanawiyah Kelas VII terbitan Kementerian Agama RI yang menyebut penganut agama Hindu dan Buddha sebagai penyembah berhala memiliki tendensi untuk menumbuhkan sikap intoleransi di kalangan peserta didik terhadap penganut agama lain yang diakui di negara ini.

Materi sentimen agama yang dimuat di halaman 13-14 tersebut tercantum dalam pembahasan “Perbedaan Antara Kondisi Kepercayaan Masyarakat Makkah sebelum Islam dengan Masyarakat Sekarang”. Secara eksplisit, buku itu menyebut tiga hal bahwa berhala dilakukan oleh agama selain Islam yaitu Hindu, Buddha; berhala sekarang adalah kuburan para wali; dan istilah dukun berubah menjadi paranormal atau guru spiritual.

Menurut LP Ma’arif NU, jika hal ini dibiarkan maka peserta didik di madrasah yang notabene adalah generasi muda NU akan menganggap amaliah NU sebagai amaliah yang sesat.

“Dan menganggap penganut agama lain, tidak menutup kemungkinan juga kaum Nasrani, akan dinilai sebagai penyembah berhala yang harus diperangi,” sambung Ketua Pengurus Pusat LP Ma’arif NU HZ Arifin Junaidi dalam siaran pers yang diterima NU Online, Rabu (17/9). Pihaknya juga mendesak pemerintah meninjau ulang seluruh buku ajar keagamaan, termasuk buku ajar non-Islam.

LP Ma’arif NU menambahkan, upaya revisi Kemenag dengan menerbitkan Surat Edaran Direktorat Jendral Pendidikan Islam Kemenag RI Nomor: SE/Dj.l/HK.00.7/133/2014 tertanggal 15 September 2014 dinilai belum cukup. Perubahan terjadi pada redaksi saja tapi tak menyentuh substansi makna awal. Atas kasus ini, Menteri Agama RI Lukman Hakin Saifuddin di media massa dan jejaring media sosial sudah meminta maaf. Ia mengaku telodor dan berjanji akan bertanggung jawab dengan menarik peredaran buku-buku tersebut.

 

Sumber:

http://www.nu.or.id/a,public-m,dinamic-s,detail-ids,44-id,54539-lang,id-c,nasional-t,Buku+SKI+Kemenag+Picu+Intoleransi+terhadap+Hindu+dan+Buddha-.phpx
[telah dibaca 580 kali]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *