Bromo tak pernah sepi

Warga suku Tengger membawa sesaji untuk dilarung ke kawah Gunung Bromo pada puncak upacara adat Kasada, di Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Selasa (12/8/2014). Kegiatan yang berlangsung setahun sekali ini harus dilaksanakan meski bau belerang dari kawah gunung menyengat.

Bromo dan kawasan sekitarnya tak pernah sepi, selalu menarik pengunjung. Balai Besar TNBTS memperkirakan tak kurang dari 15.000 orang datang pada Yadnya Kasada tahun ini, sebagian di antaranya warga Tengger. Menurut Kepala Balai Besar TNBTS Ayu Dewi Utari, pengunjung kali ini sedikit berkurang dibandingkan dengan tahun lalu. Penyebabnya adalah dana untuk berlibur terserap untuk Lebaran dan pemilu.

”Selain kondisi alam yang menawan, TNBTS memiliki ritual budaya yang menarik, yakni Kasada, yang diwarnai dengan upacara melarung hasil alam ke kawah gunung saat dini hari. Prosesi seperti ini tidak ada di tempat lain,” ujarnya.

Dengan luas sekitar 50.276,2 hektar, TNBTS memiliki banyak hal. Selain bentang alam, taman nasional ini juga memiliki ekosistem yang spesifik, mulai dari lautan pasir, savana, hingga hutan hujan dengan keanekaragaman hayati nan melimpah.

 

 

Sumber:

http://travel.kompas.com/read/2014/09/07/134500327/Mentari.Pagi.Bromo.Pesona.Tengger

(Bahana Patria Gupta/Defri Werdiono)
[telah dibaca 403 kali]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *