Peradah Jembrana Gelar Pawai ogoh-ogoh khusus anak anak

Peradah_Jembrana_Gelar_Pawai_Ogoh_Ogoh_Mini_915973

Sebelum perayaan Nyepi Tahun Caka 1936 yang jatuh tanggal 31 Maret 2014, Perhimpunan Pemuda Hindu (Peradah) Indonesia Kabupaten Jembrana dan Pemkab Jembrana menggelar parade ogoh – ogoh.  Sabtu (29/3/2014).

Berbeda dengan parade ogoh – ogoh biasanya, parade kali ini di gelar khusus untuk anak – anak PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) dan TK ( Taman Kanak – kanak) se Kabupaten Jembrana.

Tak pelak Venue Gedung Kesenian Bung Karno (GKBK) Jembrana, dipadati ribuan anak – anak dan puluhan ogoh – ogoh mini. Parade ini di lepas Sekda Jembrana I Gde Gunadnya mewakili Bupati Jembrana dan dihadiri oleh Ketua Wanita Hindu Dharma Indonesia Kabupaten Jembrana Ny. Ani Kembang Hartawan yang Ketua Pengelola PAUD/TK Canang Sari termasuk Kadis Dikporaparbud Kabupaten Jembrana I Nengah Alit.

Ketua Panitia Parade I Nyoman Gede Kurniawan mengatakan, parade ogoh-ogoh untuk anak-anak yang baru pertama kali di Jembrana diikuti oleh 60 ogoh-ogoh mini di semua kecamatan minus Kecamatan Pekutatan.

Rute yang di tempuh mulai dari GKBK, menuju jalan Sudirman, kemudian menuju jalan Hasanudin (barat GKBK), patung Adipura, kemudian jalan Mayor Sugianyar dan finish di Taman Pecangakan di Jalan Surapati.

“Parade Ogoh – Ogoh Paud/TK kali ini sengaja kami pisahkan dengan parade ogoh – ogoh dewasa agar anak – anak tidak tegang dan jenuh. Kami ingin suasana anak – anaknya yang penuh canda juga ada” kata Kurniawan.

Bupati Jembrana dalam sambutannya yang dibacakan Sekda I Gde Gunadnya menyebutkan, dengan diadakannya parade ogoh – ogoh PAUD/TK ini anak – anak bisa lebih memahami esensi Hari Raya Nyepi sejak dini.

“ Dengan parade ini diharapkan bisa tumbuh rasa persaudaraan, kebersamaan, dan rasa bangga terhadap budaya Bali. Dengan parade ini, anak – anak bisa memahami makna nyepi dengan catur berata penyepian kita berdoa agar alam beserta isinya menjadi Shanti dan Jagadhita” kata Gunadnya.

 

Sumber :

http://inilahberita.com/peradah-jembrana-gelar-pawai-ogoh-ogoh-khusus-anak-anak/
[telah dibaca 400 kali]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *