30 tahun Peradah; Bekerja dalam Kebenaran

pic_wayan_sudane

WAYAN Sudane | Peradah Indonesia lahir pada 11 Maret 1984 di Yogyakarta sebagai wujud representasi cita-cita generasi muda Hindu yang idealis, kritis dan progresif. Peradah Indonesia lahir sebagai pemersatu bagi generasi muda Hindu dengan berbagai latar belakang budaya yang dimiliki oleh masing-masing anggotanya.

Keaneka-ragaman latar belakang inilah yang menjadi spirit. Peradah Indonesia meyakini bahwa perbedaan itu suatu kekayaan bagi organisasi, masyarakat, dan bangsa. Ya, Bhinneka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangrwa akhirnya menjadi moto kami, Peradah Indonesia.

Hari ini, 11 Maret 2014 Peradah Indonesia genap berusia 30 tahun. Usia yang cukup matang bagi pondasi organisasi untuk terus berkiprah bagi pengembangan potensi generasi muda Hindu di Indonesia. Peradah Indonesia dengan tingkatan organisasi mencapai kecamatan dan desa (komisariat) sudah tentu memiliki kiprah bagi pengembangan sumber daya manusia. Selain itu, Peradah juga aktif dalam menjaga nasionalisme sebagai wujud dharma negara.

Dalam rentang perjalanan 30 tahun, Peradah melakukan berbagai kegiatan dalam lingkup kepemudaan dan kebangsaan. Dalam lingkup kepemudaan, Peradah terus menjaga komitmen sebagai kawah candradimuka bagi pemuda Hindu di Indonesia dalam melahirkan pemimpin-pemimpin kedepan.

Sedangkan dalam lingkup kebangsaan, Peradah aktif dalam berbagai kegiatan bersama-sama elemen bangsa maupun organisasi lintas agama. Peradah berkomitmen membangun generasi muda Hindu yang mandiri dan demokratis untuk aktif membangun bangsa Indonesia.

Dari perjalanan 30 tahun Peradah Indonesia, kiprah dibidang kepemimpinan untuk terus menciptakan para kader-kader telah banyak dilakukan. Selanjutnya Peradah fokus pada pengembangan kewirausahaan pemuda. Ya, Peradah sebagai organisasi pemuda kini memfokuskan diri pada pengembangan kepemimpinan dan kewirausahaan.
Dirgahayu 30 tahun Peradah Indonesia…
[telah dibaca 584 kali]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *