LKPP Publikasi Kajian Personal Branding Politisi Hindu

Pemilu Hindu

Tahun 2014, rakyat Indonesia akan menghadapi pesta demokrasi dalam rangka pemilihan umum (pemilu) legislatif dan pemilu presiden dan wakil presiden. Pemilu legislatif sesuai jadual akan dilaksanakan pada 9 April 2014 untuk memilih Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) baik provinsi dan kabupaten/ kota, sekaligus pemilihan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk tingkat pusat, dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Lantas, seperti apa proses kemasan personal branding dalam komunikasi politik khususnya para politisi Hindu?

 Lembaga Kajian dan Penelitian Peradah (LKPP) yang merupakan lembaga independen yang selalu menjaga integritas dan independensi turut aktif melakukan kajian menjelang pesta demokrasi pada 2014 bagi rakyat Indonesia. LKPP melakukan kajian terkait dengan personal branding citra politisi Hindu dalam rangka pemenangan menuju DPR RI di Senayan, Jakarta.

Kegiatan Survei dan kajian dilakukan  pada bulan November 2013 sampai dengan Desember 2013 dengan narasumber (informan) penelitiannya adalah para politisi Hindu yang akan maju menuju kursi DPR RI 2014 yang disesuaikan dengan kebutuhan penelitian. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriftif kualitatif dengan menggunakan tektik wawancara terstruktur namun tidak mengurangi fleksibilitas dari penelitian kualitatif.  Sedangkan analisis data (data analysis) dilakukan melalui tiga proses yaitu reduksi data, penyajian data dan pengambilan kesimpulan atau verifikasi sesuai dengan Miles & Huberman (1984-1994).

Untuk pengujian atas pemeriksaan keabsahan data, LKPP menggunakan uji validitas data dengan trianggulasi metode yang memiliki dua  strategi yaitu 1) pengecekan derajat kepercayaan penemuan hasil penelitian beberapa teknik pengumpulan data, dan 2)  pengecekan derajat kepercayaan beberapa sumber data dengan metode yang sama.
[telah dibaca 832 kali]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *