Peradah Jembrana Gelar Diskusi dan Lomba Debat Agama

Diskusi dan Lomba Debat Agama Peradah Jembrana

Berbagai cara bisa diambil guna menyambut hari sumpah pemuda. Salah satunya oleh Pemuda Peradah Jembrana yang menggelar diskusi agama serta lomba debat tentang hindu antar sekolah se-Jembrana. Acara dibuka oleh Bupati Jembrana I Putu Artha, minggu (21/10) bertempat diwantilan jagatnatha dan menghadirkan dua orang nara sumber yakni I Made Kembang Hartawan yang juga wakil bupati Jembrana, Genta Apritahua, serta penulis novel hindu “ Kutemukan Tuhan yang mencintai semua umat manusia”

Ketua panitia mengungkapkan , Suta Hariandika, kegiatan ini sejatinya digelar dalam rangka menyambut Hari Sumpah Pemuda yang jatuh setiap tanggal 28 oktober. Diharapkan, melalui lomba debat dan seminar agama yang digelar selama dua hari, bisa mengangkat jati diri pemuda hindu khususnya rasa bangga akan ajaran dan nilai-nilai agama hindu. “ Untuk lomba debat akan diikuti sekitar 120 siswa dari berbagai sekolah di jembrana. Tema yang kita ambil adalah hindu dan budaya bali dengan menghadirkan juri dari PHDI maupun majelis madya Jembrana, “ungkap Suta.

Bupati Jembrana I Putu Artha menyambut baik acara ini yang menurutnya bisa dijadikan media untuk mempertebal sradha (keimanan) terhadap Ida Sanghyang Widi Wasa. Selain itu lanjut Artha, dengan dilandasi sikap sradha dan kepercayaan yang kuat, maka akan lebih mudah mempelajari agama sebagai suatu pegangan yang kokoh.

Dalam paparannya selaku narasumber diskusi I Made Kembang Hartawan menyoroti langkah-langkah apa saja yang bisa dilakuakn remaja hindu dalam menguatkan eksistensi hindu, terlebih lagi ditengah arus informasi yang demikian kencangnya saat ini. “ Sebagai pemuda hindu yang cerdas, kita harus pintar memfilter diri, menangkap informasi yang positif bukan sebaliknya, “tegas Kembang. Selain itu sebagai remaja, saat inbi dua hal mendasar yang bisa menjadi ancaman, yakni HIV AIDS dan bahaya narkoba. “Khusus untuk Jembrana penderitanya sudah cukup besar, karena itu mari bersama-sama kita cegah ,libatkan diri pada hal-hal positif salah satunya dengan meningkatkan kesradhaan melalui pendalaman agama, “ujar Kembang mencontohkan. Sementara itu pembicara kedua , Genta Apritahua lebih banyak menceritakan kisah-kisah yang dialaminya yang tertuang dalam novel karyanya , khususnya dalam bentuk pencarian tentang hindu yang dituangkannya dalam bahasa dan alur pikir remaja.
[telah dibaca 1186 kali]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *