Festival Band Nyanyian Dharma di GKBK Jembrana

Peradah Jembrana

Lantunan lagu berjudul Taksu menjadi idola lagu yang dibawakan peserta dalam rangkaian Festival Band Nyanyian Dharma di stage Gedung Kesenian Bung Karno (GKBK) Jembrana, Sabtu (14/12) malam. Dari tujuh grup band peserta yang mengikuti festival ini, enam diantaranya membawakan lagu ciptaan Ocha dan Gus Mantra ini sebagai lagu wajib. Bahkan bintang tamu salahsatu pemenang ajang pencarian bakat Evi juga membawa lagu yang sama sebagai tembang pembukanya.

Ajang Festival Band Nyanyian Dharma yang diinisiatori Perhimpunan Pemuda Hindu (Peradah) Jembrana ini baru pertama kali digelar. Namun dari penampilan yang ditunjukkan para peserta memang kontras berbeda dari festival yang biasa digelar di stage GKBK pada umumnya. Para peserta yang terdiri dari perwakilan sejumlah sekolah di Jembrana diwajibkan membawakan lagu bernuansa Dharma yang identik dengan kekhasan budaya maupun filsafat umat Hindu. Selain lagu, alunan musik dari beberapa peserta juga diisi kolaborasi antara musik modern dan musik tradasional berupa perangkat gambelan. Secara keseluruhnnya peserta yang tampil juga diwajibkan menggunakan pakaian khas Bali. Suasana kekhasan pun semakin dirasa, ketika vokalis yang tampil turut memanfaatkan waktu intro, dengan melakukan gerakan tari sesuai dengan alunan musik yang mengiringinya. Ketua Panitia Festival Band Nyanyian Dharma, Suta Hariandika mengatakan festival ini baru digelar pertama kali memiliki tujuan berbeda. Selain menunjukkan kreativitas seni musik di kalangan pelajar, nyanyian yang bernuansa dharma diharapkan mampu membangkitkan pemahaman generasi muda tentang nilai-nilai sastra, adat, dan budaya luhur yang ada dalam lirik lagunya. “Mudah-mudahan festival ini dapat dilaksanakan setiap tahun,” kata Suta. Dari hasil penilaian kemarin, Grup Band Nurare asal Kecamtan Mendoyo yang membawakan lagu wajib berjudul Taksu dan turut membawa lagu karyanya berjudul Ogoh-ogoh dinobatkan sebagai juara pertama. Sedangkan juara kedua menjadi milik Grup Band Interest yang juga membawakan lagu berjudul Taksu dan lagu berjudul Bali Pulau Taman. Juara ketiga diraih Grop Band dari SMAN 2 Negara, yang juga membawakan lantunan lagu berjudul Taksu dan lagu berjudul Pura Rambutsiwi. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Kebudayaan (Dikporaparbud) Jembrana, I Nengah Alit, yang hadir mewakili Bupati Jembrana, memberikan apresiasi positif atas terselenggaranya festival tersebut. Menurutnya, untuk menyadarkan generasi muda tidak harus selalu dengan ceramah, tetapi bisa melalui musik yang mampu membawa generasi muda untuk melakukan hal-hal yang positif.
[telah dibaca 435 kali]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *