KS Arsana: Lakukan Kegiatan Inspiratif

ks arsana peradah indonesia

KS Arsana menjadi Ketua Umum Peradah Indonesia periode 2003 – 2006.Terlahir di Klungkung, Bali pada 18 Februari 1963. Lalu sejak usia 3 bulan pindah ke Lampung, dan disinilah dibesarkan dalam lingkungan heterogen dimana Hindu minoritas. Hal ini membuat K. S Arsana sering menjadi sasaran konversi baik terbuka atau pun terselubung. Saat SMA di Tanjungkarang mengikuti pelajaran agama Islam dan Kristen karena tiadanya guru agama Hindu.
Namun Arsana selalu mampu mementahkan niat konversi itu dengan diskusi dan perdebatan agama dan kehidupan secara mendalam. “Kuncinya: pahami pengetahuan ajaran Hindu yang demikian luas, dalam, alamiah, ilmiah, dan universal; dan pada saat yang sama pelajari juga ajaran agama- agama lain agar memiliki pengetahuan-wawasan luas” demikian tips dari Arsana agar tetap teguh di jalan Dharma.
Semasa kuliah, aktif di KMHD-UGM, menjadi Ketua Kelompok Persembahyangan dan Diskusi “Mandala Widya”, dan gerakan-gerakan kegiatan pada awal berdirinya Peradah Indonesia. Kemudian beberapa kali menjadi pengurus, baik di tingkat daerah maupun di tingkat nasional.
Dengan kompetensi professional di bidang pelatihan dan pengembangan SDM serta Strategic Management yang diperoleh dari berbagai kota-negara di empat (4) benua, di antaranya Jepang, Singapura, Malaysia, Hongkong, Shanghai, Indianapolis (USA), Afrika Selatan, Sidney, Melbourne, dsb, Arsana sangat konsen pada pengembangan SDM Peradah. Pada saat menjadi Ketua Umum, Arsana meletakkan fondasi nilai-nilai “Lima S” Peradah Indonesia sebagai karakter kader dan organisasi, melakukan standarisasi Sistem Pendidikan Kepemimpinan (PAKEM), Membangun Budaya Memberi Penghargaan (Peradah Award dan Penghargaan Peradah Indonesia), dan menggalang persaudaraan lintas-iman/ interfaith (Persaudaraan Anak Bangsa, PAB).
Setelah “mentas” purna-tugas dari Peradah Indonesia, selain menjadi anggota Dewan Pertimbangan Peradah, sekarang diberi tugas sebagai President Southeast Asian Hindu Youth Council (SEA HYC, organisasi Pemuda Hindu Asia Tenggara), juga sebagai Ketua Hubungan Internasional Pengurus Harian Parisada Hindu Dharma Indonesia Pusat, dan juga sebagai Executive Board Inter-Religious Council of Indonesia (IRC Indonesia, organisasi lintas-iman/interfaith). Aktif dalam kegiatan-kegiatan organisasi sosial-keagamaan-kemanusiaan, seperti menjadi salah satu pendiri Daksinapati Institute, inisiator dan penggerak Grand Design Hindu Dharma Indonesia (GDHDI), inisiator gerakan Global Hindu Congress (GHC).
Arsana berharap ke depan pengurus Peradah Indonesia, selain menjadikan Peradah Indonesia sebagai organisasi kaderisasi kepemimpinan, juga lebih banyak melakukan kegiatan inspiratif yang mampu menggerakkan masyarakat, khususnya anak muda; seperti penghijauan lingkungan, usaha-usaha kewirausahaan untuk mendorong kemandirian ekonomi, dan gerakan-gerakan untuk memperteguh kesatuan-persatuan bangsa dan keharmonisan sosial-masyarakat.

#Redaksi Peradah.org
[telah dibaca 724 kali]

One thought on “KS Arsana: Lakukan Kegiatan Inspiratif

  1. Dedex_Rahayu

    Sukses Selalu… Untuk Bapak KS Arsana, banyak ide-ide inspiratif yang bisa kita dapatkan dari kegiatan yang sudah terselenggara, yang saya ikuti selama ini. Peradah Jayaaa!!!!!

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *