BNN Gandeng Pemuda Hindu Cegah Penyalahgunaan Narkoba

bnn

Mengingat kondisi yang sangat memprihatinkan itu, Direktorat Diseminasi Informasi Deputi Bidang Pencegahan Badan Narkotika Nasional (BNN) bekerjasama dengan Perhimpunan Pemuda Hindu (Peradah) Indonesia mengadakan Focus Gruop Discussion (FGD)  di Sekolah Tinggi Agama Hindu, Rawamangun Jakarta, Minggu (21/7).

“Narkoba sangat dibutuhkan dalam kehidupan manusia. Siapa yang tidak butuh dibius ketika dioperasi? Masalahnya sekarang adalah narkoba justru disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab,” papar dr. Dwi Joko, Widyaiswara BNN.

dr. Dwi Joko melanjutkan banyak hal buruk yang diakibatkan oleh penyalahgunaan narkoba. “Kecelakaan yang berakibat hilangnya banyak nyawa yang menimpa Afrianti di Tugu Tani. Juga model cantik yang mobilnya menabrak beberapa orang di Hamoni dan di daerah Mampang. Ini sebagai bukti bahwa penyalahgunaan narkoba bisa berakibat misspersepsi panca indera” ujarnya.

Apalagi, jika narkoba disalahgunakan dapat membahayakan bagi kesehatan fisik dan mental manusia. Bahkan, pada pemakaian dengan dosis berlebih atau yang dikenal dengan istilah over dosis (OD) bisa mengakibatkan kematian. “Namun sayang sekali, walaupun sudah tahu zat tersebut sangat berbahaya. Masih saja ada orang-orang yang menyalahgunakannya,” paparnya.

Sementara itu, Yuke, Dosen Universitas Budi Luhur menambahkan, bahaya narkoba yang berujung pada kematian membuat hidup ini, tidak lagi indah dan berwarna. “Jadi jika ingin meraih cita-cita dan masa depan yang gemilang, jangan dekat-dekat dengan narkoba. Menjauhi penyalahgunaan narkoba itu lebih bagus,” saran Yuke.

Menurut Yuke, mengkonsumsi narkoba bisa mengakibatkan hancurnya masa depan bangsa. Merusak kesehatan, merusak mental anak bangsa, mengakibatkan hilangnya konsentrasi dalam aktivitas sehari – hari, serta mengakibatkan hidup dalam suasana ketidak tenangan,”Dampak penyalagunaan narkoba dari sudut pandang kesehatan adalah bisa menghentikan fungsi alat-alat tubuh yang berujung pada kematian, dapat mengalami impotensi, kekebalan tubuh menurun, apriori terhadap sesama, lamban dan mengganggu janin jika sedang hamil,” jelasnya.

Disamping itu, tambahnya, menyebabkan kerusakan otak, sulit bernafas, tekanan darah dan jantung melemah, pupil mata mengecil, dibarengi rasa ngantuk yang akhirnya membuat konsentrasi tidak maksimal. “Ini dapat kita lihat pada orang yang selalu bingung, gemetar dan sering berhalusinasi,” tambah Yuke.

Para pemuda Hindu Indonesia menegaskan upaya pencegahan terhadap penyebaran narkoba di kalangan pemuda, sudah seyogyanya menjadi tanggung jawab kita bersama. Semua pihak, termasuk orang tua, guru dan masyarakat harus turut berperan aktif dalam mewaspadai ancaman narkoba terhadap anak-anak,  “Adapun upaya-upaya yang lebih kongkret kita lakukan adalah bekerjasama dengan pihak yang berwenang untuk melakukan penyuluhan tentang bahaya Narkoba,” kata salah seorang pemuda Hindu Indonesia. (oscar)
[telah dibaca 428 kali]

One thought on “BNN Gandeng Pemuda Hindu Cegah Penyalahgunaan Narkoba

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *